Pengikut

Sabtu, 04 April 2020

Hari kedua

Hari ke 2 dirumah sakit
"Dokter bagaimana kondisi istri saya?"
"Belum ada perubahan pak,,ibu masih dalam keadaan koma,,bapak yg sabar ya ,,"
"Boleh saya masuk dokter?"
"Boleh pak,,silahkan"
"Bunda,,,bunda kok tidurnya pules banget bun,
Ayah kangen bunda,,ayah ingin melihat senyum manis bunda,ayah ingin seperti biasanya bunda mendoakan ayah sebelum ayah ke kantor
"Bun,,baru sehari bunda terbaring disini
Tapi ayah merasa sudah lama banget bun,,
Ayah salah ya bun??ayah kurang perhatian sama bunda,ayah sering buat bunda kecewa,,
Bun,,,jangan buat ayah semakin kehilangan bunda
"Bun,,,pasti bunda sangat kesakitan ya bun,,dengan begitu banyak alat yg dipasang ditubuh bunda,,ayah gak kuat melihat bunda seperti ini,,klu boleh biarkan ayah yg menggantikan bunda berbaring disini,,merasakan penderitaan bunda yg tak pernah bunda bagi pada ayah
"Bun,,,ayah ada untuk bunda,,bukankah kita diciptakan untuk saling melengkapi bun??
Tapi ayah tidak sesempurna itu bun,,
Bunda yg selalu ada untuk ayah,,sementara ayah???tuk bisa merasakan duka bunda aja ayah gak mampu
Farhan mencium jemari aisha,,air matanya membanjiri jari2 lentik istrinya
"Bunda,,,apa yg bisa ayah lakukan untuk menebus semua kesalahan ayah pada bunda??
Bahkan saat bunda memberi hadiah terbesar pada ayah,,ayah tak mampu mengucapkan terima kasih pada bunda,,ayah gak bisa menjaga bunda
"Bunda,,bangun dong sayang,,,ayah ingin kita sholat berjamaah lagi bun,,ayah ingin mendengar kisah2 teladan dari bunda
Ayah ingin bunda melihat betapa besarnya anugrah telah Allah titipkan buat kita berdua bun,,,buat kita berdua bun,,bukan buat ayah sendiri,,maka kita hrs merawat,mendidik dan membesarkannya berdua bun,,,bukan ayah sendiri
"Bunda,,,nama apa yg pantas kita berikan untuk anak2 kita bun??
"Ayah ingin bunda yg memilihkan nama untuk mereka,,
Air mata farhan semakin deras mengalir,,ia merasa jiwanya terbang entah kemana,,
"Bapak,,,ada panggilan dari ruang bayi pak,,bapak diminta untuk kesana"
Seorang suster dengan wajah haru menghampiri farhan,,
"Iya sus,,saya titip istri saya sebentar ya sus,,"
"Baik pak"
"Bunda,,ayah lihat anak2 kita dulu ya bun,,"farhan mengecup kening aisha,,ia tidak melihat ada bening mengalir dari sudut mata aisha,,
Tapi itu tidak luput dari perhatian suster yg begitu terharu melihat keduanya,,
"Suami yg begitu mencintai istrinya,,ya Allah berikanlah kesembuhan bagi bu aisha,,"gumamnya

"Pak farhan,,Alhamdulillah putra putri bapak sudah bisa dibawa pulang,,mereka sehat2
Selamat ya pak"
Farhan tertegun,,sikembar bisa dibawa pulang???
Tapi siapa yg akan mengurusnya nanti
Bagaimana dengan aisha,,,
"Farhan,,,kamu pasti bingung,,,mbak dah putuskan mbak yg akan menjaga anak2 mu "
Tiba2 mbak lisna berada dibelakangnya
"Mbak lisna,,sejak kapan mbak ada disini?"
"Dari tadi pagi mbak sudah disini,,mbak sudah berbicara dengan dokter,,tadi mbak mau jenguk aisha,,tapi mbak lihat kamu ada didalam,,makanya mbak langsung kesini,,"
"Tapi mbak,,bagaimana dengan pekerjaan mbak klu mbak mengurusi si kembar"
"Mbak sudah putuskan untuk berhenti bekerja,,
Mbak akan gabung aja di butiknya aisha,,
Kan bisa sambilan jaga anak2"
"Terima kasih mbak,,,"
"Gak perlu berterima kasih han,,anak kamu kan anak mbak juga,,lagian mbak mungkin hanya bisa bermimpi tuk bisa memiliki anak"
Mata lisna berkaca2 ,,
"Maafkan saya mbak,,saya gak bermaksud,,,,,"
"Sudahlah farhan,,administrasinya sudah mbak urus,,sekarang mari kita bawa sikembar menemui bundanya,,setelah itu mbak pulang kerumahmu bersama mama"
"Iya mbak,,"

"Bunda,,,ini putra-putri kita,,farhan dan lisna mendekatkan bayi kembar mereka pada aisha
Lihatlah bun,,betapa ingin mereka merasakan pelukan bunda,,
Betapa ingin mereka merasakan dekapan bunda
Bunda yg kuat ya ,,,
Tiba2 kedua bayi kembar itu menangis,,suster yg menjaga aisha ikut turun tangan membantu mendiamkan tangisan bayi itu
Tapi kedua bayi mereka tak kunjung diam
Tiba2 suster Eli meletakkan bayi perempuan mereka di lengan kanan aisha dan bayi laki2 di lengan kiri aisha,,
"Subhanallah,,,bunda,lihatlah mereka begitu nyaman berada di dekat bunda,,"
Tak lama kemudian kedua bayi itu tertidur
Lisna meminta bantuan suster untuk membawa bayi tersebut keluar,,agar bisa dibawa pulang
"Bunda,,kami pulang dulu ya ,,bunda cepat sembuh,,kami tunggu bunda dirumah ya bun,,"suster tersebut menciumkan kedua bayi tersebut ke pipinya aisha
Tiba2 jemari aisha bergerak perlahan,,,suster tersebut tersenyum
"Subhanallah ,,Allah telah menunjukkan betapa cinta memberi kekuatan yg begitu besar"
Ia mengusap air mata haru dari sudut matanya

Hari ke 3 dirumah sakit
"Pak farhan,,bu aisha mengalami banyak perubahan,,kemarin ia menggerakkan jemarinya
Bapak terus berjuang ya pak
Dukungan moril dan doa dari bapak sangat membantu penyembuhan bu aisha "
"Baik dokter,,terima kasih"

"Bunda,,,semalam anak2 kita menangis terus,,mereka merindukan bunda
Sepertinya mereka ingin tidur dalam pelukan bunda lagi"
"Bun,,ayah bacakan Ar-rahman ya "
Farhan membacakan surah Ar-rahman begitu khusyuk,,alunan suaranya begitu syahdu,,
Satu persatu ayat itu seakan merasuki hatinya "Nikmat Allah yg mana lagi yang engkau dustakan?"
Air matanya membasahi mushafnya
Beberapa perawat yg ada disana hanyut dalam keharuan
Suster Ely tak kuasa menahan air matanya
Ia menangis,,seakan tertumpahkan segala beban di benaknya
Ia kemudian berlari ke mushala
"Ya Allah ,,,belum pernah hamba menyaksikan cinta yg begitu menggugah hati hamba
Ya Rabb,,berilah kesembuhan buat bu aisha
Hamba yakin ya Rabb ,,begitu banyak orang yg mencintai bu aisha,,begitu banyak orang yg membutuhkan kehadirannya
Begitu juga hamba ya Allah
Skenario yg Engkau tampakkan di hadapan hamba membuka mata hamba bahwa mahligai maha suci yg engkau amanahkan adalah sesuatu yg hrs di perjuangkan"
Suster Ely menangis,,ia tidak menyadari ada seseorang yg tanpa sengaja mendengarkan dan mengaminkan do'anya

"Ya Allah,,berikanlah kesembuhan buat mbak aisha,,ia telah membukakan hati saya untuk lebih mengenalmu ya Rabb
Ia telah memperkenalkan pada hamba bahwa pernikahan itu bukan hanya sekedar lambang penyatuan dua orang saja
Ia telah menunjukkan pada hamba bahwa cinta itu adalah menyatukan bukan memisahkan
Ya Allah,,kabulkanlah doa hamba,,

Seseorang yg lain itu juga larut dalam doa dan air mata ,,
Farhan selesai membacakan Ar-rahman ,,beberapa perawat yg terbius akan lantunan ayat2 suci tadi tersentak,,mereka tersadar air mata juga membanjiri kedua pipi mereka
"Bunda,,,kita dhuha yuks bun,,ayah wudhukan bunda ya ,,,"
Pemandangan ini membuat terenyuh hati beberapa perawat jaga
"Enaknya punya suami seperti pak farhan"celetuk seorang perawat
"Iya ,,sudahlah cakep,atletis,karismatik,,alim lagi"
Sahut yg lainya
Suster Ely hanya tersenyum mendengar celetukan teman2nya
"Pak farhan,,lihat jemari bu aisha bergerak lagi"suster ely memberitahu farhan
"Pak lihat kelopak matanya juga seperti bergerak2,,sepertinya bu aisha memberi isyarat pada bapak"
"Kita berdoa aja ya pak,,semoga bu aisha cepat sadar"
"Subhanallah,,iya sus ,,makasi "
"Bunda,,,ayah ke kantor dulu sebentar ya bun,,,
Nanti ayah kesini lagi,,bunda baik2 ya "
"Suster ,,saya titip istri saya ya"
"Baik bapak,,"
Di depan pintu ICU,,,
"Mas farhan,,,,"
Farhan melihat seorang wanita dengan memakai kursi roda ,,dan ia mengenali wanita tersebut
"Andini,,ngapain kamu disini,,dan kaki kamu,,,,,
"Mas,,sejak hari pertama mbak aisha dirawat disini saya sudah ada disini
Mas yang sabar ya,,dan semoga mbak aisha cepat sembuh"
"Amin ,,terima kasih ,,tapi,,,,,,,"
"Sudahlah mas,,mas gak perlu tau kenapa sata ada disini dan ada apa dengan kaki saya
"Saya hanya ingin minta izin sama mas tuk dapat melihat mbak aisha
"Oh ,,maaf andini,,klu kamu mau melihat aisha cukup dari sini saja,,maaf klu saya gak bisa mengizinkan kamu melihat istri saya dari dekat"
"Ya mas,,gakpapa,,saya sadar setelah apa yg saya lakukan gak mungkin mas bisa mempercayai saya secepat itu"
"Saya permisi mas,,Assalamualaikum"andini memutar kursi rodanya,,ia tak ingin farhan melihat air matanya
"Waalaikum salam"jawab farhan tergagap,,ia tidak percaya andini bisa seperti ini
Ada apa dengan dia??
Kenapa dengan kakinya??
Kecelakaan itu???
Kenapa aku jadi mikirin andini???
Astagfirullahal adziim ,,aku hrs kekantor ,,ada beberapa pekerjaan yg hrs aku selesaikan
Kring,,kring,,
Ponsel farhan berbunyi,,,dari rumah sakit
"Assalamualaikum pak farhan,,bapak bisa kerumah sakit sekarang pak??"
"Ada apa suster,,kenapa dengan istri saya?
"Kondisi bu aisha menurun tiba2 menurun pak,,ibu dalam keadaan kritis"
"Iya sus,,saya segera kesana "
"Bunda,,bunda bertaham ya bun,,,farhan berlari menuju mobilnya,,tanpa sadar ia menangis,,beberapa pegawai kantornya memperhatikannya
"Pak farhan sebaiknya saya antar bapak ke rumah sakit ya pak,,dalam kondisi seperti ini gak baik bapak menyetir sendiri"
Baik fendi,,terima kasih,,ini kunci mobilnya,,cepat2,,
Farhan merasa perjalanan dari kantor ke rumah sakit adalah perjalanan paling panjang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar