Pengikut

Rabu, 10 Juni 2020

Berbagi Pengalaman Menerbitkan Buku




Resume 

Pertemuan kelas belajar menulis online gelombang ke 7 bersama Om Jay pada malam hari ini tanggal 10 Juni 2020 Pukul 19.00 s.d 21.00. 

Narasumber: Agung Pardini 

Tema: Berbagi Pengalaman Menerbitkan Buku 

Nama Lengkap :  
Agung Pardini

Nama Panggilan :  
Guru Agung

Tempat, Tanggal Lahir :  
28 Jumaddil Awwal 1401 H.

Agama :  Islam

Status   :  
Menikah, 1 istri, 0 anak

Alamat Rumah :  
Kandang Roda RT 03/04, No. 82 Kel. Nanggewer Kec. Cibinong  Kab. Bogor  Jabar  16912

E-mail :  guruagungpardini@gmail.com
FB      : Guru Agung
Twitter      : @GuruAgungPD
Instagram : GuruAgung

RIWAYAT KARIER

2001 – 2008   :   Pengajar di banyak lembaga pendidikan non-formal 

2006 – 2007   :   
Korektor Buku Mata Pelajaran (Asisten Editor) di ESIS / Erlangga

2008 – 2012   :   
Trainer dan Konsultan Pendidikan di MAKMAL PENDIDIKAN LPI-DD

2012 – 2014   :   
Manajer Pengembangan Kualitas Pendidikan MAKMAL PENDIDIKAN

2010 – skrg     :   Pengasuh  PAUD Nusa Indah Cibinong

2014 – 2016   :   
Direktur Sekolah Guru Indonesia

2016 – skrg    :    
Master Teacher Sekolah Guru Indonesia

2017 – 2018    :   
GM Sekolah SMART Ekselensia Indoensia Dompet Dhuafa

2019 – skrg  :   
GM Sekolah Kepemimpinan Bangsa yang mengelola Bestudi ETOS.ID dan Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA)

Banyak penulis pemula yang merasa kurang percaya diri untuk mengirimkan naskahnya pada penerbit maupun media, padahal jarang diantara penulis tersebut memiliki naskah yang menarik. 

Salah satu cara menerbitkan buku sendiri adalah berbagi pengalaman dengan sesama. Alasan yang mungkin Allah pilih yaitu supaya sesama manusia bisa saling bagi pengalaman satu dengan yang lainnya karena mereka memiliki kelebihan dan kekurangan tulisan yang berbeda beda. Tulisan adalah salah satu sarana yang bisa dimanfaatkan manusia untuk saling berbagi cerita menarik, khususnya dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut tentu tidak bisa dilepaskan dari aktivitas menulis buku yang dilakukan oleh manusia sebagai ajang untuk mengekspresikan dirinya sendiri. Bukan bermaksud menyombongkan diri, tetapi tulisan tersebut justru menjadi sarana penting untuk saling mendorong dan memotivasi dalam mengarungi kehidupan di dunia. Ketika lisan menjadi sarana yang terbatas untuk didengarkan, maka tulisan menjadi sarana yang pas untuk menjadi cara menerbitkan buku sendiri melalui menyampaikan apa yang ingin kita sampaikan kepada seluruh manusia dimuka bumi ini. 

Masing masing orang pada dasarnya memiliki cerita yang menarik bagi dirinya sendiri. Mulai dari cerita tentang kegagalan dalam mendapatkan sesuatu yang diinginkan hingga keberhasilan manusia terhadap apa yang dia inginkan selama hidup di dunia. Semakin banyak usia yang dimiliki oleh seseorang, maka akan semakin banyak pengalaman yang dimilikinya., tidak terkecuali pengalaman pahit yang tidak menyenangkan. Setiap orang tentu memiliki ceritanya tersendiri mengapa dirinya pernah gagal dalam hidup, kapan, dan bagaimana hal tersebut bisa terjadi. Kegagalan dalam hidup tentu penting untuk diketahui banyak orang karena pada dasarnya tidak ada manusia yang sempurna di dunia. Dengan kata lain cerita kegagalan perlu dipahami oleh oleh manusia secara luas supaya ketika mereka mengalami kegagalan di dunia. Mereka tidak merasa menjadi satu satunya orang yang mengalami kegagalan. 

Disisi lain cerita tentang keberhasilan manusia atas berbagai hal yang ingin mereka capai juga menjadi bahasan penting yang perlu untuk dibagikan.  Energi positif tentu penting bagi mereka yang kurang percaya terhadap kemampuan yang dimiliki nya sendiri. Dengan kata lain banyaknya cerita tentang keberhasilan dan kesuksesan orang tersebut akan mendorong orang lain bersemangat dalam hidup. Bahkan mereka akan merasa termotivasi atas apa yang dia dapatkan melalui pengalaman pengalaman terhadap orang lain. Menularkan kesuksesan seseorang tersebut bukan berarti menyombongkan diri sendiri kepada orang lain. 

Kegagalan dan keberhasilan dalam hidup pada dasarnya ibarat seperti roda yang terus berputar. Terkadang manusia adakalanya merasakan  masa masa sulit dimana mereka akan merasa down ketika harus menjalani sesuatu atau rutinitas. 

Berangkat dari berbagai hal tersebut, fenomena yang terjadi saat ini yaitu banyaknya cerita cerita yang berkembang terkait dengan kesuksesan seseorang.  Meskipun demikian, mereka juga tidak lupa untuk menceritakan kegagalan yang sebelumnya mereka rasakan sebelum mendapatkan keberhasilan. Tidak sedikit orang orang membagikan pengalamannya tersebut di dalam blog di Internet. 

Sama seperti blog, buku juga menjadi sarana yang ampuh untuk membagikan pengalaman hidup kepada orang lain. Meskipun blog lebih mudah diakses ketimbang buku, buku masih tetap memiliki nilai jual yang tinggi apabila dibandingkan dengan blog sebagai sarana untuk membagikan pengalaman yang menarik kepada orang lain. 

Menulis buku menjadi penting bagi mereka yang memiliki pengalaman hidup yang berkesan, meskipun arti berkesan tersebut beda beda bagi setiap orang. Melalui buku kita dapat memberikan inspirasi kepada orang lain, khususnya bagi mereka yang membutuhkan motivasi lebih dalam hidup. Dengan cara menerbitkan buku sendiri. Pengalaman yang kita miliki akan terdokumentasikan dengan baik dan rapi. 

Sebagai penutup, menulis buku bagi mereka yang mempunyai pengalaman menarik tentu menjadi hal yang sebenarnya dinanti oleh para pembaca yang haus akan motivasi dan cerita orang lain. 

Pertanyaan Pertanyaan ;

MENULIS ARTIKEL

1. Sekolah Berbasis Masyarakat Jurnal Bogor, 17 Oktober 2009 Opini
2. Mengajar Siswa Gemar Membaca Radar Bogor, 8 Maret 2010 Opini
3 Pendidikan dalam Alienasi Birokrasi Koran Tempo, 16 Mei 2013 Opini - Advertorial
4. Transformasi Kelas Ajar, Opini Republika, Januari 2020


MENULIS BUKU

1. Menabung Gula untuk Pendidikan (Saving Palm Sugars for The Education) MM – JICA, 2010 Bersama tim Masyarakat Mandiri
2. Penyulut Jiwa di Kampung Hatta Makmal DD, 2012 Bersama Surya Hanafi, dkk
3. Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Raganya Makmal DD, 2012 Bersama Purwo Udiutomo
4 Sekolah Ramah Hijau Makmal DD, 2013 Bersama Zayd Sayfullah, dkk
5 Besar Janji daripada Bukti Makmal DD, 2013 Bersama tim
6 Bagaimana ini Bagaimana itu Makmal DD, 2014 Bersama tim Makmal



2. PEMBICARA/NARASUMBER (Non-Training)

1 Konferensi Nasional Sejarah VIII, dengan membawakan makalah yang berjudul “Media Islam Revivalis” Jakarta, 2006 800 orang Kembudpar dan MSI
2 Seminar Pendidikan : Gelipa untuk Pendidikan Sukabumi, 2 Februari 2010 100 orang MM – JICA
3 Lokakarya Daerah Gerakan Rakyat KAMMI Bogor Bogor, Maret 2010 30 orang KAMMI IPB
4 Seminar: Menjadi Remaja Muslim Trendsetter Sentul,22 Agustus 2010 150 orang
5 Talkshow: Seni dalam Sejarah Islam Bogor, Agustus 2012 200 orang (siswa) Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor
6 Simposium Pendidikan Nasional Depok, 30 Oktober 2013 200 orang Makmal Pendidikan DD
7 Seminar Pendidikan dan Museum Jakarta, November 2015 150 orang Museum se-DKI Jakarta
8 Studium General School Master Teacher Makassar, Mataram, Padang, dan Medan, 2015 Sekolah Guru Indonesia DD
9 Seminar Nasional Ikatan Mahasiswa Kependidikan Seluruh Indonesia Semarang, 2016 500 orang IMAKIPSI
10 Seminar Pendidikan Ikatan Mahasiswa Kependidikan Seluruh Indonesia Tingkat Sumatera Palembang, 2016 300 orang IMAKIPSI
11 Seminar Nasional Pendidikan Klaten, 2016 200 orang Universitas Widya Klaten
12 Seminar dan Workshop Keguruan Bogor, 2017 200 orang UIKA Bogor
13 Social Leader Training Tingkat Nasional Bogor 2018 100 orang Sekolah Kepemimpinan bangsa
14 Future Leader Camp 2019
15. Young Leader Camp 2019 di Bandung, Bogor, dan Lubuk Linggau
16. Young Leader Regional Camp di Solo 2019
17. Muktamar Young Leader di Semarang 2020
18. Sociopreneur Camp 2019 di Yogya
19. Studium Generale Sekolah Pasca Sarjana UNY, 2020
20. Studium Generale UNNES 2020
21. Studium Generale PGSD UNNES Tegal 2020
22. Seminar Pendidikan di UNPAS Bandung, 2020


PEMATERI PELATIHAN GURU (Public Training)

1 Publik Training (Hari Guru)
Tema: Kondisi Guru Indonesia Bogor, 25 November 2008
2 Publik Training (Hari Guru)
Tema: Guru Bergerak Depok, 25 November 2009
3 Publik Training (Hari Guru)
Tema: Pembelajaran Efektif Jakarta, 25 November 2012
4 Publik Training (One Trainer Interactive Show)
Tema: Inspirasi Guru untuk Bangsa Aula Kantor Gubernur NTB, 
1 Agustus 2010
5 Publik Training dalam rangka Launching buku “Besar Janji daripada Bukti”, Tema: Guru Kreatif Maros dan Garut, November – Desember 2013
6. Publik Training, Guru Kreatif di Serang Banten, 2014
7. Publik Training, Guru Kreatif di Lhokseuwe Aceh, 2014
7.Pelatihan Guru Pertamina di Cirebon, 2019
8. Indonesia Teacher Leader Camp 2020 di Sulawesi Selatan
Sepanjang pengalaman kami, berbisnis jualan buku inspirasi guru ini masih minim peminat. Kecuali dalam bentuk semifiksi alias novel.

Saran saya, untuk para guru yang senang menulia buku seperti ini, sebaiknya model marketingnya adalah lewat jaringan komunitas. Ini lebih mudah dijual.

Sebagai misal, kalau di SGI, kita memfasilitasi penjualan buku-buku para member untuk ditawarkan kepada sesama member. Ditawarkan pake pre-order dulu, bukan ready stock. Jadi pencetakan disesuaikan dengan pesanan.

Kalau buku-buku yang diterbitkan oleh Dompet Dhuafa sendiri biasanya  dibagikan (gratis) buat para guru2 lain.

Jadi gampang laku, karena gratis. 

Baik

Saya coba simpulkan

1. Saya pribadi merasa bahwa merangkai kata dalam bentuk tulisan ini bukan pekerjaan mudah. Kita mesti bersabar. Kalau mau lancar harus banyak membaca dulu.

2. Cobalah menulis dengan apa yang sering kita pikirkan, kita lakukan, dan yang sering kita katakan. Buat mencari ide, butuh teman diskusi, butuh temen nongkrong setia, butuh komunitas.

3. Menulis ini melatih ketajaman pikiran dan memperhalus budi pekerti. Maka menulislah, maka engkau "ada".

Lilis Erna Yulianti, SMPN 1 Kertajati Majalengka, gelombang 12 : Selamat malam pak Guru... Saya merasa senang mendengar penjelasan ttg SGI. Seandainya saya msh muda pengen rasanya bergabung hehe... Saya ingin bertanya bgmn cara koordinasi dgn setiap guru yg bertugas di tempat yg berbeda apalagi tadi ada beberapa kendala spt internet dan listrik yg hanya menyala mlm hari? Kemudian acara bedah buku apakah di sklh SGI atau dimana? Kalo saya pengen punya buku2 karya guru2 hebat tsb bgmn cara mendapatkannya? Jurnal yg ditulis tentunya sangat kaya pengalaman dan wawasan shg saya sangat tertarik. Terima kasih

Demikian resume Pertemuan kelas belajar menulis online ini saya tulis semoga apa yang disampaikan materi malam ini oleh pak Agung Pardini bermamfaat bagi kami peserta. 

Edi syahputra.H S.Pd 
SMA Negeri 13 Banda Aceh 
https ://edsamatra.blogspot.com

1 komentar: