Pengikut

Sabtu, 04 April 2020

Ramadhan didepan mata








Ramadhan sebentar lagi ,,,entah kenapa hati ku berdesir pilu,sekuat hati aku berusaha menahan agar bulir air mata ini tak tumpah,,kubuka lembaran kenangan2 indah disaat ramadhan,,lembaran tentang indahnya tarawih,lembaran saat mengantarkan anak2 dhaurah,lembaran saat sore hari menjelang berbuka,lembaran indah saat menyantap makanan sahur,lembaran indah ketika bisa berbagi takjil,,,,,
Oohhhh Ramadhan ,,,,,
Mengeja setiap hurufmu semakin menyiksa hatiku ,,menguliti relung bathinku
Disaat seharusnya kami berbahagia menyambut bulan penuh berkah,bulan penuh ampunan,bulan dimana pintu2 neraka di tutup,bulan disaat kami hanya berteman malaikat
Disaat yang sama kami berperang dengan musuh yg bergerilya namun tak tampak ,tak nyata dipandangan kami,,,
Seketika pertahananku ambruk,,tak kuasa aku membendung air mata ,ingin rasanya aku menangis menjerit ,,,
Akankah kita bisa merasakan ramadhan yg sama seperti ramadhan yg sudah2?
Akankah kita bersuka cita menyambut hari yg fitri nantinya??
Atau kita akan tetap menjalani hari2 di bulan penuh berkah dengan rasa ketakutan,kecemasan,bahkan menyaksikan tangisan saat ada saudara kita yg syahid dalam peperangan ini ??
Tapi aku sadari ratapan ini pun takan bermakna tanpa ada perbuatan
Mari kita sudahi perdebatan ini
Agar perang yg tak terlihat nyata ini usai
Kita mulai dari diri kita sendiri
Dibarengi doa kita bersama
Semoga kita bisa menjalani ibadah Ramadhan dengan sebaik2nya

# Inne, TKE 04042020

Udang Belimbing





Hari cuaca agak sedikit mendung jarum jam menunjukkan pukul 12. 00 wib,aku bolak balik keluar  masuk rumah dengan pikiran agak sedikit galau karena udah segini belum ada lewat langganan penjual ikan yang biasanya masuk ke komplek rumah ku.

Istriku sudah mulai sibuk didapur tapi ikan untuk dimasak hari ini  belum ada karena bapak penjual ikan belum juga kunjung datang, tiba tiba istriku dari dapur memanggilku.. Bang gimana ne bumbunya sudah saya siapkan tapi ikannya belum ada.. Sabar dek jawabku.. Mungkin sebentar lagi bapak tu nongol.

Jarum jam pun berjalan terus istriku pun tidak sabar menunggu anak anak pun sudah pulang sekolah... Tapi lauk untuk makan siang ini belum ada, akhirnya istri ku membuka kulkas ternyata masih ada udang sisa kemaren yang belum dimasak.,  bang bang kita hari ini makan pakek sambal aja yaa. Oke deh jawabku.

EDI.BNA04042020

Gurunya Manusia

Resume Guru nya Manusia

Pemateri: Munif Chatib

1,  Masalah Pendidikan Indonesia
- Yakin bahwa tidak ada guru yang tidak bisa mengajar. guru harus terus belajar,berusaha menuju tangga profesional.
- Yakin bahwa tidak ada siswa yang bodoh
- Guru diseluruh Indonesia
- gurunya manusia
- Kerja sama antara wali murid, guru dan sekolah

2. Menjadi gurunya manusia
- Bersedia untuk belajar
- Secara teratur membuat RPP
- Bersedia diobservasi
- Selalu tertantang
- Punya karakter
- menganggap setiap anak jujur
- Terus menjelajah
- Mengajar dengan cara menyenangkan
- Sang Fasilitator.

3,Apersepsi

Jumat, 03 April 2020

Momen Menulis Spesial

Resume pertemuan ke  6 malam ini mulai jam 19.00 s.d jam 22.30.

 belajar menulis online gelombang 7 malam ini bersama Om Jay dengan nara sumber pak Munif Chatib,beliau adalah Best Seller Indonesia dalam menulis
Ada beberapa buku karangan beliau yang  saya baca adalah: Sekolahnya Manusia, Gurunya manusia, Orang tuanya Manusia.

Materi kuliah malam ini adalah Momen Menulis Spesial Guru mengajar.

Ada beberapa hal yang dapat saya petik malam ini dari beberapa pertanyaan peserta belajar menulis online gelombang 7 adalah


Materi mlm ini menjelaskan bahwa:
1. Momen spesial dpt menggugah kita untuk menulis
2. Untuk awal tulis saja semampu kita tanpa kita hawatir salah dlm kaidah penulisan
3. Tuangkan semua kejadian spesial ke dalam tulisan kita
4. Guru harus bisa memainkan 3 peran yaitu menjadi guru, orang tua dan sahabat bagi siswa
5. Saya semakin termotivasi untuk menulis.
6. Sebagai guru blm bisa menentukan mana momen spesialnya.
Saya mengajar disebuah sekolah yg motivasi belajar ssw-ny (maaf) boleh dkatakan rendah.
Sekolah saya merupakan sekolah yg letakny di pedusunan yg pola pikirnya susah utk d ubah. Ketika mengikuti pelajaran ssw seperti enggan. Ini bisa dilihat dr sikap n tindak tanduk ssw-ny. Sampai sekarang saya blm bisa menemukan solusi utk meningkatkan motivasi mrk. Mungkin jg salah satunya tuntutan kurikulum yg begitu padat dan monoton.

Edi Syahputra.H
SMA Negeri 13 Banda Aceh

Catatan

Berusaha berbagi dan bisa memberi bukan karena kelebihan duit,Alhamdulillah kita diberi kelapangan oleh sang maha pemberi rezeki,bukan hanya berupa harta namun juga kelapangan hati
Mungkin saat berbagi ada yg mencibir ini hanya sekedar pencitraan,ya benar,,,ini pencitraan,,tapi bukan pencitraan dimata manusia agar dianggap baik dan murah hati,,namun lebih kepada pencitraan pada hati agar bisa lebih peka pada sesama kalaupun tidak boleh mengatakan berharaf rezeki yg diberkahi dan diridhaiNya
Tapi pernahkah terfikirkan olehmu yg mencibir mereka pencitraan atau kelebihan duit ini bagai mana mereka di masa lalu?
Mungkin saja mereka tidakpun mengharaf berkah rezeki yg mereka bagikan
Dia berusaha tuk bisa berbagi karena dia pernah berada dalam posisi dan situasi yg jauh lebih buruk dari orang yg dia bantu/ dia beri
Pernahkah engkau merasakan pandangan mata penjual sembako saat engkau datang berbelanja dengan pakaian lusuh serta kumal dan membawa uang recehan yg sudah lecek?
Pernahkan engkau merasakan tatapan nanar penjual makanan saat engkau datang dengan membawa rupiah yg hanya cukup untuk membeli sepotong tempe?.
Pernahkan engkau merasakan dihardik pemilik toko makanan saat engkau hanya mampu memandang pajangan makanan di dalam etalase sembari menghayalkan rasanya??
Pernahkah engkau merasakan tatapan curiga para pedagang seolah2 engkau akan mencuri dagangan mereka ,,,,
Mungkin tidak,,,dan mungkin engkau tak ingin bermimpipun berada diposisi itu ,,,,
Bersyukurlah untuk itu ,,, engkau bisa berkata Allah begitu menyayangimu hingga kau tak perlu merasakan hal serupa
Tapi buat dia ,,, dia juga merasa Allah begitu menyayanginya hingga dia hrs merasakan sakitnya menjadi seorang yg papa,dan ia belajar menjadi pribadi yg tangguh,jiwa yg keras namun masih berharaf di beri hati yg lembut .....
Bila kau tak kuasa tuk berbagi
Biarkan dy menikmati rasa yg kau katakan " pencitraan"
Sekalipun benar itu pencitraan dy sudah memulai, dan kamu???
Apakah masih ingin menjadi penonton??????

TKE Inne 02042020

Petugas Kesehatan dan Petugas Kebersihan

PETUGAS KESEHATAN DAN PETUGAS KEBERSIHAN
Ditengah Bencana global dunia
Kita semua adalah objek penularan dan kita semua harus waspada
Namun dibalik ketakutan kita,dibalik semua kewaspadaan kita ada orang2 yg dengan ikhlas mempertaruhkan kehidupannya
Mereka harus meninggalkan keluarganya dirumah untuk kita
Dengan segala kesadaran akan resiko yg akan mereka terima
Petugas kesehatan,,disaat orang2 di sarankan menghidari kontak dengan orang lain,,,
Petugas kesehatan dengan senyuman dan kelembutan tetap memberikan sentuhan
Petugas kebersihan ,,,disaat banyak orang berusaha hidup bersih,,jauh dari sampah mereka dengan sukarela membersihkan sampah begitu banyak orang ,,bahkan dengan APD seadanya ,,
Gak bisa dibayangkan jika mereka memilih untuk tetap berada dirumah berkumpul bersama keluarganya ,,,
Siapa yg akan memberikan perawatan bagi korban ???
Siapa yg akan membersihkan sampah dari pusat kota sampai sudut2 kota ????
Terkadang ucapan doa dan kata2 yg menguatkan mereka membuat air mata mereka menitik,,,tapi mereka  tetap berangkat demi kemanusiaan
"BISMILLAH"

TKE, Inne 03042020

Catatan Se orang Medis

Catatan Seorang Paramedis






Terima kasih buat bapak yg sudah mengatakan kami tukang pembersih kotoran kalian,kami orang ongkosan.
In sya Allah pak kami ikhlas melakukan apa yg sudah menjadi tanggung jawab kami
Bahkan mungkin sesuatu yg belum pernah bapak lakukan buat keluarga terdekat bapak sudah kami lakukan ,,semoga saja tangan2 kami belum pernah menyentuh bapak atau keluarga bapak
Disaat bencana yg orang2 enggan berdekatan
Kami dengan sepenuh hati dengan kesadaran penuh berusaha menyentuh dan merangkul
Disaat hati kami cemas akan keadaan anak dan keluarga kami ,kami berusaha tuk tetap tersenyum di depan orang
Disaat hati kami menangis kami berusaha membendung agar air mata kami tak tertumpah
Bukan saja saat bencana C19 yg saat ini meresahkan masyarakat dunia pak
Saat bencana Alam mengguncang
Bapak masih bisa memeluk dan mengamankan orang2 tercinta bapak
Tapi kami,,,,,,,,
Orang2 tercinta kami terlupakan pak
Mereka dengan berat hati melepaskan kami menjalankan sumpah yg sudah mendarah daging di nadi kami ,,,
Bahkan sampai mengering air mata dari anak2 kami ,,,
Biarlah pak baju kami yg putih kotor dan ternoda oleh kotoran,darah dan nanah
Tapi Insya Allah hati kami takan terkotori oleh kata2 bapak yg sangat2 bijak
Terima kasih untuk semua hujatan bapak atas kami
Terima kasih atas pajak yg sudah bapak bayarkan buat menggaji kami
Semoga Allah selalu memberi kesehatan dan rezeki yg berlimpah untuk bapak
🙏🙏🙏🙏🙏

#save buat medis n paramedis datru#
#teruslah berkarya dan berbuat #
# biarkan pencitraan ini dimata Allah saja 😢#
Maaf bila ada salah kata 🙏🙏🙏🙏