*Covid-19: Pengorbanan dan Kesabaran Bersama*
Hari ini, gerakan social distancing sudah masuk hari ke 19, sejak sekolah dan kantor pemerintah diliburkan oleh pemerintah. Kemudian diikuti penutupan tempat-tempat dan pusat keramaian.
Walaupun upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terkesan lambat secara umum di Indonesia, sehingga penyebarannya masif dan telah merenggut ratusan nyawa. Namun, saat ini kebijakan "pembatasan sosial berskala besar" di Aceh relatif telah berdampak baik.
Betapa tidak, jumlah kasus positif Covid-19 di daerah kita tidak mengalami penambahan -- sejak kasus terakhir yang terkonfirmasi positif pada tanggal 29 maret yang lalu.
Begitu pula, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga tidak mengalami penambahan. Padahal sebagaimana diprediksi para ahli, tak kurang 10.000 jiwa akan terinfeksi Covid-19 di Aceh bulan ini.
Kita tentu sedih dan berduka, di Aceh virus corona telah memakan korban jiwa -- dari 5 orang positif corona, 1 orang telah meninggal dunia.
Stagnannya grafik penyebaran virus Corona di Aceh ini tidaklah sederhana dan mahal harganya. Masyarakat membayar dengan pengorbanan dan kesabaran.
Kebijakan "pembatasan sosial berskala besar" di Aceh saat ini, dengan minimalnya kehadiran pemerintah. Diperparah lagi, pemerintah masih setengah hati, rakyat diminta mentaati -- sedangkan kesibukan bandara tidak berhenti.
Bisa saja masayarakat melawan dan mengabaikan kebijakan pemerintah, karena alasan perut tentunya. Tapi tidak dilakukan. Ini bentuk pengorbanan, kesabaran dan kesadaran masyarakat.
Padahal, dunia usaha kecil menjerit, warung-warung kopi dan kafe dipaksa tutup, pekerja/buruh lepas tak bergaji, tukang parkir kehilangan pendapatan, abang ojek kehilangan orderan. Serta masih banyak lagi rakyat kecil berbagai profesi yang menderita.
Terlebih lagi, setelah kebijakan "ekstrim" Forkopimda Aceh dengan mengeluarkan maklumat bersama pemberlakuan Jam Malam. Sering dengan perdebatan dan kontroversi maklumat ini, penerapan jam malam pun sudah masuk malam ke 6 sejak ditandatangani. Semakin menambahkan nilai pengorbanan rakyat kecil tentunya.
Ironisnya, pada sisi lain pemerintah Aceh sebagai pengelola anggaran 17 triliun rupiah "abai" terhadap pengorbanan rakyat kecil ini. Uang-uang pemerintah Aceh dihambur melalui tender proyek seperti biasa.
Sementara itu, dengan berlakukannya Jam Malam, rakyat kecil menjadi serba salah. Jika tidak dipatuhi kebijakan pemerintah atas "pembatasan sosial berskala besar". Daerah kita juga beresiko seperti yang terjadi di Italia. Pasien positif meledak, rumah sakit kolaps dan tidak dapat menampung semua pasien.
Jika ini terjadi, pemerintah melalui rumah sakitnya akan memilih-milih siapa yang perlu diselamatkan dan siapa diabaikan. Ujung-ujungnya, orang kecil dan miskin lagilah yang menjadi korban dan terabaikan.
Dibalik itu semua, kita perlu berterimakasih pada semua tenaga medis dan para tim lainnya -- yang mendapat tugas mulia dalam perang melawan corona. Serta kepada seluruh masyarakat Aceh yang telah berkorban dan mau bersabar ditengah kurangnya kehadiran negara. Kita hanya bisa berdoa dan berikhtiar, semoga musibah ini cepat berakhir.
Tulisan Budi Azhari 03042020
Pengikut
Jumat, 03 April 2020
Ureung Lam Nanggroe
Pegawai Negri Di eh diRumoh,
Stok ka punoh di Dalam Kama,
Dak Di Lockdown Hana le Meh moh,
Gaji ka Punoh cuma Preh tanggai Sa.
Peu peu Peureule Tinggai Mat Hp,
Tinggai Uke pu2 yang Hawa,
Grab ngon Ojek Online siap sabe2,
Pakon Han sampe mate Lockdown keurija.
Coba Jinoe geutanyoe seumike,
Yang Kerja Bak Toke Gaji Soe kira,
Peu dibie Keu Aneuk Kerja kapree,
Pakon Han Taseumike Bek Utak Raya,
Gaji Si uroe Dum glah Dipajoh,
Peraturan Katroh Lokdonw Sementara,
Teuma Didumoh Awak nyan peu Dipajoh,
Pakon Hana Troh Pikiran HAI TA'EN BUTA.
Bala Virus Nyoe Hai Pemimpin Nanggroe,
Allah Peurunoe Saweu Syedara,
Allah Yu kalon Ureung Teungoh moe,
Beudoh Geutanyoe Sampoh Ie mata,
Baroe kon gata Sibok Uluwa Nanggroe,
Jinoe jak Panto Saudara Lingka,
Kanto ka tatop Malam ngon Uroe,
Tugah Gata nyoe Bantu sesama.
Deungoen beurkat Seudeukah Awak droe,
Gadoh Dibumoe Virus Corona,
Doa Fakir miskin tente troeh Bak Poe,
Bek le Geutanyoe Tapike Keu prut droe Saja,
Kupeu Tatumpok Harta Jeud Sagoe,
Kiamat nanggroe Dilikeu Mata,
Hana Tapike Hai pemerintah nanggroe,
KIAMAT NANGGROE KUPEU LOM HARTA,
Hai Ureung Kaya Yg Na Jeud sagoe,
Neutulong panto siat Syedara,
Peujeud neu Bantu Tolong Neuhiroe,
Masing masing Sagoe Droe Kalon ngon mata.
Hai Ureung ureung Kaya Yg Na Lam nanggroe,
Nyoe Lon peu Sampoe Kon Gura gura,
Mungken Bahasa Gasa ngen meucawoe,
Neu Maklum Ju keudroe Situasi Yang paksa.
Wallahu'alam...
Stok ka punoh di Dalam Kama,
Dak Di Lockdown Hana le Meh moh,
Gaji ka Punoh cuma Preh tanggai Sa.
Peu peu Peureule Tinggai Mat Hp,
Tinggai Uke pu2 yang Hawa,
Grab ngon Ojek Online siap sabe2,
Pakon Han sampe mate Lockdown keurija.
Coba Jinoe geutanyoe seumike,
Yang Kerja Bak Toke Gaji Soe kira,
Peu dibie Keu Aneuk Kerja kapree,
Pakon Han Taseumike Bek Utak Raya,
Gaji Si uroe Dum glah Dipajoh,
Peraturan Katroh Lokdonw Sementara,
Teuma Didumoh Awak nyan peu Dipajoh,
Pakon Hana Troh Pikiran HAI TA'EN BUTA.
Bala Virus Nyoe Hai Pemimpin Nanggroe,
Allah Peurunoe Saweu Syedara,
Allah Yu kalon Ureung Teungoh moe,
Beudoh Geutanyoe Sampoh Ie mata,
Baroe kon gata Sibok Uluwa Nanggroe,
Jinoe jak Panto Saudara Lingka,
Kanto ka tatop Malam ngon Uroe,
Tugah Gata nyoe Bantu sesama.
Deungoen beurkat Seudeukah Awak droe,
Gadoh Dibumoe Virus Corona,
Doa Fakir miskin tente troeh Bak Poe,
Bek le Geutanyoe Tapike Keu prut droe Saja,
Kupeu Tatumpok Harta Jeud Sagoe,
Kiamat nanggroe Dilikeu Mata,
Hana Tapike Hai pemerintah nanggroe,
KIAMAT NANGGROE KUPEU LOM HARTA,
Hai Ureung Kaya Yg Na Jeud sagoe,
Neutulong panto siat Syedara,
Peujeud neu Bantu Tolong Neuhiroe,
Masing masing Sagoe Droe Kalon ngon mata.
Hai Ureung ureung Kaya Yg Na Lam nanggroe,
Nyoe Lon peu Sampoe Kon Gura gura,
Mungken Bahasa Gasa ngen meucawoe,
Neu Maklum Ju keudroe Situasi Yang paksa.
Wallahu'alam...
Tanah
Hari ini cuaca agak sedikit mendung aku baru pulang dari kantor, suara azan sudah berkumandang di mesjid untuk bersiap - siap menunaikan ibadah sholat jumat, aku bergegas kekamar mandi untuk membasahi tubuhku biar segar.aku pakai baju koko yang ku ambilkan didalam lemari.
Sesampainya aku di mesjid aku langsung menunaikan shalat sunat tahyatul mesjid dua rakaat, khatib pun sudah naik ke mimbar untuk menyampaikan khotbahnya kepada semua jamaah, sungguh menarik sekali tema khotbahnya hari ini yang disampaikan khatib.
Aku pun sudah selesai shalat sunat dua rakaat, sembilan mulut ku kumat kamit beriqtifar kepada Allah SWT, aku mendengarkan dengan serius khatib berkhotbah beliau menyampaikan masalah kematian khatib berpesan kepada jamaah, kaum muslimin jamaah jumat yang di muliakan Allah SWT, kita semua di ciptakan oleh Allah berasal dari tanah, bila tiba saatnya nantik kita akan kembali ketanah.
EDI,BNA 03042020
Sesampainya aku di mesjid aku langsung menunaikan shalat sunat tahyatul mesjid dua rakaat, khatib pun sudah naik ke mimbar untuk menyampaikan khotbahnya kepada semua jamaah, sungguh menarik sekali tema khotbahnya hari ini yang disampaikan khatib.
Aku pun sudah selesai shalat sunat dua rakaat, sembilan mulut ku kumat kamit beriqtifar kepada Allah SWT, aku mendengarkan dengan serius khatib berkhotbah beliau menyampaikan masalah kematian khatib berpesan kepada jamaah, kaum muslimin jamaah jumat yang di muliakan Allah SWT, kita semua di ciptakan oleh Allah berasal dari tanah, bila tiba saatnya nantik kita akan kembali ketanah.
EDI,BNA 03042020
Kamis, 02 April 2020
UANG PECAHAN 100 RIBU BERGAMBAR DUA SANG PROKLAMATOR
Uang Pecahan 100 Ribu Bergambar Dua Sang Proklamator
Uang merupakan alat utama dalam melakukan transaksi jual beli barang dan jasa di semua negara di dunia.
Sedangkan untuk Indonesia mata uang berlaku sebagai alat tukar ataupun transaksi jual beli adalah rupiah.
Uang sudah menjadi dua hal yang tak terlupakan dalam kehidupan sehari-hari.
Di uang kertas Pecahan 100 Rupiah ada dua pahlawan proklamator Soekarno dan Mohammad Hatta.
Soekarno lahir dengan nama Koesno Sosrodiharjo pada bulan juni 1901,ia adalah presiden RI,yang menjabat pada tahun 1945 hingga tahun 1966. Sedangkan Mohammad Hatta lahir dengan nama Mohammad Athar pada tanggal 12 Agustus 1902 ia adalah wakil presiden yang pertama.
Soekarno dan Hatta adalah tokoh penting dalam kemerdekaan Indonesia, mereka berdua memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.
Edi syahputra.H
SMA Negeri 13 Banda Aceh
Uang merupakan alat utama dalam melakukan transaksi jual beli barang dan jasa di semua negara di dunia.
Sedangkan untuk Indonesia mata uang berlaku sebagai alat tukar ataupun transaksi jual beli adalah rupiah.
Uang sudah menjadi dua hal yang tak terlupakan dalam kehidupan sehari-hari.
Di uang kertas Pecahan 100 Rupiah ada dua pahlawan proklamator Soekarno dan Mohammad Hatta.
Soekarno lahir dengan nama Koesno Sosrodiharjo pada bulan juni 1901,ia adalah presiden RI,yang menjabat pada tahun 1945 hingga tahun 1966. Sedangkan Mohammad Hatta lahir dengan nama Mohammad Athar pada tanggal 12 Agustus 1902 ia adalah wakil presiden yang pertama.
Soekarno dan Hatta adalah tokoh penting dalam kemerdekaan Indonesia, mereka berdua memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.
Edi syahputra.H
SMA Negeri 13 Banda Aceh
Berkas Berkas Segunung
Berkas Berkas Segunung
Menjawab keluhan/pertanyaan " kenapa mengurus sertifikasi guru setiap tahunnya harus melampirkan bahan seperti bahan yang sudah dilampirkan pada tahun sebelumnya"
Syarat2 administrasi Tunjangan Profesi Guru (TPG)/sertifikasi adalah syarat-syarat standar yang telah ditetapkan oleh Kemdikbud, antara lain adalah sbb:
1. Info GTK yang sudah Valid, syarat ini diperlukan untuk memastikan TPG GTK tersebut sudah layak untuk diusulkan/dibayarkan. Kenapa diperlukan setiap tahunnya? karena tentunya setiap tahunnya ada perubahan data dari guru, seperti pangkat, nominal gaji pokok, Jumlah jam mengajar, jam tambahan. dll yang ada di info GTK.
2. Fotocopy Buku Bank aktif, syarat ini diperlukan untuk memastikan kevalidan nomor rekening GTK , Kenapa diperlukan setiap tahunnya? ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan bila ada GTK mengganti rekeningnya, atau rekeningnya sudah tutup.
3. Surat Penyataan Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) dari kepala sekolah Per orang guru dan per bulan dan memakai materai 6000. syarat ini diperlukan setiap tahunnya karena hanya bisa dipakai pada periode GTK dibayarkan TPGnya. kenapa perorang, kenapa tidak kolektif ? kenapa perbulan? hal ini diperlukan untuk memastikan guru aktif atau tidaknya mengajar setiap bulannya. bila dibuat kolektif dikuartirkan ada guru yang tidak aktif juga masuk dalam SPTJM tsb tentunya akan ada komplain dari guru yang aktif. Kepala sekolah dapat membuat SPTJM gutu Per triwulan bila guru aktif mengajar selama triwulan tersebut.
4. Penilaian Kinerja Guru (PKG) tahun 2019. syarat ini diperlukan setiap tahunnya untuk Menjamin bahwa guru melaksanakan tugas dan tanggung-jawabnya setiap tahunnya.
5. Fotocopy Ijazah, diperlukan bagi guru yang mengajar tidak sesuai dengan sertifikat pendidik, tetapi sesuai dengan ijazah yang linier dengan mata pelajaran yang diampu.
Mengingat darurat covid19, guru tidak perlu mengantar berkas TPG/sertifikasi ke cabang dinas, cukup men-scan dan mengupload 5 (lima) persyaratan di atas ke alamat link yang telah disediakan oleh Helpdesk Cabang Dinas (teknis oleh masing-masing Helpdesk apakah diemail atau diupload pada link yang telah disediakan oleh HD cabdin)
HELPDESK TUNJANGAN PROFESI GURU / SERTIFIKASI
CABANG DINAS BANDA ACEH DAN ACEH BESAR
Menjawab keluhan/pertanyaan " kenapa mengurus sertifikasi guru setiap tahunnya harus melampirkan bahan seperti bahan yang sudah dilampirkan pada tahun sebelumnya"
Syarat2 administrasi Tunjangan Profesi Guru (TPG)/sertifikasi adalah syarat-syarat standar yang telah ditetapkan oleh Kemdikbud, antara lain adalah sbb:
1. Info GTK yang sudah Valid, syarat ini diperlukan untuk memastikan TPG GTK tersebut sudah layak untuk diusulkan/dibayarkan. Kenapa diperlukan setiap tahunnya? karena tentunya setiap tahunnya ada perubahan data dari guru, seperti pangkat, nominal gaji pokok, Jumlah jam mengajar, jam tambahan. dll yang ada di info GTK.
2. Fotocopy Buku Bank aktif, syarat ini diperlukan untuk memastikan kevalidan nomor rekening GTK , Kenapa diperlukan setiap tahunnya? ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan bila ada GTK mengganti rekeningnya, atau rekeningnya sudah tutup.
3. Surat Penyataan Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) dari kepala sekolah Per orang guru dan per bulan dan memakai materai 6000. syarat ini diperlukan setiap tahunnya karena hanya bisa dipakai pada periode GTK dibayarkan TPGnya. kenapa perorang, kenapa tidak kolektif ? kenapa perbulan? hal ini diperlukan untuk memastikan guru aktif atau tidaknya mengajar setiap bulannya. bila dibuat kolektif dikuartirkan ada guru yang tidak aktif juga masuk dalam SPTJM tsb tentunya akan ada komplain dari guru yang aktif. Kepala sekolah dapat membuat SPTJM gutu Per triwulan bila guru aktif mengajar selama triwulan tersebut.
4. Penilaian Kinerja Guru (PKG) tahun 2019. syarat ini diperlukan setiap tahunnya untuk Menjamin bahwa guru melaksanakan tugas dan tanggung-jawabnya setiap tahunnya.
5. Fotocopy Ijazah, diperlukan bagi guru yang mengajar tidak sesuai dengan sertifikat pendidik, tetapi sesuai dengan ijazah yang linier dengan mata pelajaran yang diampu.
Mengingat darurat covid19, guru tidak perlu mengantar berkas TPG/sertifikasi ke cabang dinas, cukup men-scan dan mengupload 5 (lima) persyaratan di atas ke alamat link yang telah disediakan oleh Helpdesk Cabang Dinas (teknis oleh masing-masing Helpdesk apakah diemail atau diupload pada link yang telah disediakan oleh HD cabdin)
HELPDESK TUNJANGAN PROFESI GURU / SERTIFIKASI
CABANG DINAS BANDA ACEH DAN ACEH BESAR
PiP
Tadi pagi aku setelah meneguk segelas kopi di rumah aku bersiap siap untuk pergi kesekolah karena ada beberapa tugas untuk pengurusan berkas PAK belum rampung ku kerjakan karena efek Covid-19,lagi aku duduk diruang pengajaran tiba tiba masuk kepala sekolah menanyakan kabarku, Pakabar pak tanya kepala sekolah... Baik jawabku..oya pak beliau bertanya lagi.. Apa udah dikontrol anak anak tentang pembelajaran dirumah..ooo kalau itu sudah pak.
Jarum jam pun menunjuk kan pukul 12.00 Wib, anak anak yang ku tunggu pun belum juga
datang karena ada pengurusan beasiswa PIP yang semalam datanya dikirim sama operator sekolah.
Setelah kurang lebih dua jam aku menunggu barulah datang anak anak,aku sedang duduk dikursi yang tiap hari tempat nongkrong ku kalau jam pelajaran telah usai,dah lama pak tanyak anak anak... Udah jawabku...kok lama kali kalian datang... Biasa pak jawabnya ceria.. Efek Corona..
Jarum jam pun menunjuk kan pukul 12.00 Wib, anak anak yang ku tunggu pun belum juga
datang karena ada pengurusan beasiswa PIP yang semalam datanya dikirim sama operator sekolah.
Setelah kurang lebih dua jam aku menunggu barulah datang anak anak,aku sedang duduk dikursi yang tiap hari tempat nongkrong ku kalau jam pelajaran telah usai,dah lama pak tanyak anak anak... Udah jawabku...kok lama kali kalian datang... Biasa pak jawabnya ceria.. Efek Corona..
Resume MENDESAIN PEMBELAJARAN JARAK JAUH
Resume
MENDESAIN PEMBELAJARAN JARAK JAUH.
Seperti biasa setelah mengikuti materi kami peserta kelas menulis online gelombang 7 yang dipimpin oleh Om Jay dengan nara sumbernya bapak Indra Charismiadji.
Ada beberapa yang saya dapat setelah mengikuti materi dari bapak Indra,banyak hal- hal menarik yang saya dapatkan walaupun jaringan internet agak kurang bersahabat,
Resume dalam mendesain pembelajaran jarak jauh :
1. 4 Pilar Pendidikan
- Learning To Know
- Learning To do
- Learning Tobe
- Learning To live To Gether
2. Standar Proses Pendidikan ini biasanya kita dapat disekolah sekolah
3. limas Kehidupan Bermasyarakat
-Berburu
- Bertani
- Manufaktur
- Digital
4. Tantangan Revolusi Industri 4.0
5. Digital Natives Vs Digital
6. Keterampilan sosial emosional Abad 21
7 Apa Fungsi guru di abad 21
8. Flipped Learning
9. Portopolio siswa menjadi Target..
Edi syahputra.H
SMA Negeri 13 Banda Aceh
Langganan:
Postingan (Atom)

